Suatu hari anak saya yang pertama, Bilqis yg usianya belum genap 5 tahun tanya ke aku "bunda-bunda syurga itu seperti apa sih?" Aku diam sejenak buat cari jawaban yang kira-kira bisa dipahami oleh anak seusianya "ehmmm...syurga itu tempat yang sangat indah yang disedian Allah buat kita kalo kita selalu sholihah nak" Bilqis lanjut tanya lagi "emang ada apa bun kok tempatnya indah?" Aku mikir lagi, cari jawaban yang bisa dipahami olehnya "ada permen buanyaaaak, ada playland, ada es krim dan kue tart yang lucu-bentuknya dan rasanya enak nak" Bilqis langsung antusias "waaah...kayak yang dimol itu ya bun?" "Iya" "trus kita boleh main sepuasnya tanpa harus pulang ke rumah ya bun?" "Iya" "waaah kalo gitu aku mau jadi anak sholihah ah biar bisa masuk syurga" aku aaminkan keinginannya sambil bilang "aamiin...insyaAllah ya nak, semoga kita semua sekeluarga bisa berkumpul di syurga nantinya..." dan dia langsung lanjut bermain kembali.
Hri demi hari berlalu, dengan usaha dia meraih syurga Allah mulai dari ngikutin aku sholatlah walopun gak genap rokaatnya, bantuin bunda urusin adiknyalah, rajin baca iqra'lah dan alhamdulillah semua itu bikin aku bahagia sangat.Tapi suatu saat dia tiba-tiba malas mengerjakan hal-hal yang aku sebutkan tadi, lalu aku tanya "kenapa kak kok gak ikutan bunda sholat?" "Males ah bun, masuk syurganya masih lama, capek..." sambil manyun khas anak-anak.Aku tersenyum geli "lhooo kalo capek nanti gak jadi dapet syurga yang indah itu dooong" Bilqis diam sejenak, tapi tiba-tiba mukanya berbinar-binar lagi "eh aku sudah dapat syurga kok bun.."aku bingung sama jawabannya "o ya? dimana?" "Ituuu dari ayah bundaaa...kan dirumah banyak mainan..kadang dibeliin permen walopun gak banyak siih...trus kita juga sering beli es krim...kan itu syurga bun"dari situ aku tertegun dan merenung.Iya yaa...ternyata walopun belum mendapat syurga yang sesungguhnya tapi Allah ternyata sudah memberikan syurga untuk kita dirumah melalui keluarga kita ya? Kenapa selama ini aku tidak pernah berpikir seperti itu? dan Tanpa sengaja diingatkan melalui bidadari kecil penghias syurgaku.Padahal bercanda bersama keluarga kita itulah syurga, tidur kruntelan bersama d satu tempat tidur itulah syurga, makan bersama sambil bercerita itulah syurga, berebut mainan dan acara televisi itulah syurga, serta hal-hal remeh temeh sampai perayaan anniversary kami itulah syurga.Semua kadang terlupa karna keegoisan kami para orang tua yang lupa jika kesenangan-kesenangan ditengah keluarga didalam rumah itulah syurga, sehingga Allah mengingatkannya melalui bidadari kecil kami, bahwa bila kita memang bisa menghargai dan mensyukuri berbagai hal kebaikan yang tercipta dari rumah kita, maka kita akan merasakan syurga.Sooo big thanks ya nak, sudah mengingatkan bunda dengan kepolosanmu bahwa saat ini rumah kitalah syurga kita....dan kamu dengan adik-adikmu adalah bidadari serta malaikat kecilnya ayah bunda...banyak cinta untuk kalian anak sholih dan sholihah aamiin.....^^
Sleman,11 Maret 2015
saat hujan.....